Logo Header Gantari.id

Dimasa Pandemi C19 Orang Tua Murid SDN 01 Mangun Jaya Keluhkan Kebijakan Kepala. Sekolah.

GANTARI. ID KAB BEKASI., Ditengah masa Pandemi Virus Covid 19 yang masih berkepanjangan Pemerintah dan masyarakat diharapkan bekerjasama untuk menghentikan penyebaran khususnya dengan kebijakan pembelajaran online. serta beriimbas pada ekonomi yang semakin merosot.  Namun ironis ditengah situasi demikian masih ada saja sekolah yang membebani orang tua dengan kebijakan berupa transaksi jual beli al seragam, uang photo, uang kas penjualan Lembaran Kerja Siswa dan masih banyak lagi.


Kali ini GANTARI. ID mendapat informasi dari orang tua, guru dan berbagai informasi bahwa di SDN. 01 Mangunjaya  Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Prov Jawa Barat  yang saat ini di pimpin oleh PLT Kepala Sekolah Asih Spd diduga merestui kebijakan adanya transaksi pembelian baju, LKS, phasphoto dan lain sebagainya kepada orang tua murid.

Untuk itu pada Jumat, 14 – 01-2022 jam 09.00 WiB. Diruangan kantor Kepala Sekolah terlihat ada tamu dari penggiat sosial kontrol yang di temui oleh Yuyu bendahara Sekolah SDN. 01 Mangun Jaya. Setelah berbincang sebentar GANTARI. ID meminta wawancara ” On The Record ” Dalam sesi wawancara Yuyu sempat memberi tanggapan bahwa hal tersebut diatas ada beberapa sudah terjadi di tahun 2021. Namun ketika GANTARI melanjutkan sesi wawancara sang bendahara Yuyu langsung meninggalkan ruangan dan tidak terlihat lagi. Adapun dari informasi yang ada untuk. sementara bahwa Sekolah menjual seragam sebesar Rp. 800.000.dua item, phasphoto Rp. 75.000 sementara LKS dijual oleh pihak ketiga yang kemungkinan direstui sang Kepala sekolah.

Terkait hal ini DPW Prov Jawa Barat Perkumpulan Indonesia Transparansi Publik ( PITP) yang diketuai Johan S menyatakan bahwa pihaknnya juga mendapat informasi banyaknya modus pungli dan penjualan seragam dan LKS di beberapa sekolah . Dia menegaskan saat ini sedang mengumpulkan bukti dan sesegera mungkin akan melaporkan ke pihak Terkait. ” Kami juga banyak pengaduan orang tua murid bahkan guru yang kurang setuju dengan berbagai modus diatas apalagi ditengah kesulitan masyarakat akibat pandemi Covid 19 yang berkepanjangan tegasnya.

Dari pengumpulan bukti data serta informasi  di Sekolah Dasar Negeri Tambun Selatan beberapa oknum Ketua LSM dan  oknum Wartawan mendapat koordinasi per triwulan melalui Ketua Gugus yang dikumpulkan secara kolektif  untuk memperlancar penyelewengan dana BOS serta pungutan lainnya.

Sampai saat ini Kepala Sekolah Asih SPd belum bisa dihubungi. Sementara itu GANTARI ID masih berusaha meminta  keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Carwinda terkait hal ini.

 

Baca juga : Pengadaan Meja Kursi 21 M Lebih SD SMP di Dinas Pendidikan Kab Bekasi TA 2020 Diduga Korupsi LSM PITP Dorong Mabes Polri Turun Tangan.

Patupa Pakpahan

Penulis Tinggal di Kab Bekasi hobi musik dan nyanyi dan tertarik Ilmu Jurnalistik Investigasi

Tinggalkan Balasan