Dua Orang Terduga Pelaku Penggelapan Ditangkap Oleh Polres Bengkulu Selatan

 12,288 kali dibaca |

GANTARI.ID – Pada hari Rabu, 18 November 2020, pada jam 19.00 malam WIB, anggota personil Satuan Reserse Kriminal Polres Bengkulu Selatan berhasil menangkap dua orang terduga pelaku penggelapan satu unit handphone berinisial AR (16) dan PU (22).

Dua orang terduga itu merupakan warga Kabupaten Bengkulu Selatan, telah menggelapkan satu unit handphone Oppo A12 milik Manshur (17) yang merupakan warga Desa Tanjung Raman, Manna. Dan saat ini dua orang terduka pelaku tersebut, telah mendekam di sel tahanan Polres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu, Iptu Rahmat Hadi Fitrianto S.H., S.I.K., yang didampingi Kanitt Pidum Polres Bengkulu Selatan, Ipda M Bintang Azhar yang mewakili Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Deddy Nata S.I.K., menjelaskan bahwa ditangkapnya kedua orang pemuda itu, setelah Polres Bengkulu Selatan mendapat laporan dari korban penggelapan tersebut.

Berdasarkan laporan yang dibuat korban kepada pihak kepolisian, kejadian tersebut bermula pada tanggal 15 Oktober 2020, pukul 19.35 WIB, di Taman Merdeka, Kota Manna, handphone korban dipinjam oleh temannya bernama Ebi (17). Ebi merupakan warga Kelurahan Pasar Bawah, Pasar Manna.


Dan kemudian datanglah terduga pelaku AR yang disuruh terduga pelaku PU untuk mengambil handphone milik Manshur dari tangan Ebi. Setelah mendapatkan handphone korban dari tangan Ebi, kedua terduga pelaku penggelapana itu langsung pergi dan menggadaikan handphone tersebut sebesar Rp 100.000,-

Dan korban Manshur tidak terima atas perlakukan kedua orang terduga itu dan langsung membuat laporan ke Polres Bengkulu Selatan. Setelah menerima adanya laporan tersebut, anggota personil Satuan Reserse Kriminal Polres Bengkulu Selatan melakukan penyelidikan.

Dan akhinya keberadaan dari terduga pelaku tersebut diketahui dan langsung dilakukan penangkapan terhadap dua orang terduga pelaku penggelapan itu.

Kanitt Pidum Polres Bengkulu Selatan, Ipda M Bintang Azhar mengatakan bahwa saat ini kedua terduga pelaku sedang menjalani pemeriksaan. Dan pada saat dimintai keterangan AR, bahwa dirinya disuruh oleh PU untuk mengambil handphone tersebut. Kemudian handphone tersebut digadaikan sebesar Rp 100.000,-. Dan uang tersebut dipakai untuk membeli tuak.

BACA JUGA : Karyawan SPBU Pasar Kepahiang Tewas, Diduga Dibunuh Oleh Rekan Kerjanya

Radio Online

 

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

 

 

 

 

 

 



Dedy Joe

Dedy Joe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *