Header Logo Gantari TV


Melalui Aplikasi Mi Chat Jajakan Perempuan Dibawah Umur, 3 Tersangka Ditangkap Polisi

GANTARI.ID – Polda Bengkulu melalui Sat Reskrim Polres Rejang Lebong (RL) berhasil mengungkap tindak pidana exploitasi terhadap anak / Human Trafiking dan menangkap 3 orang tersangka yang menjajakan perempuan melalui aplikasi Mi Chat.

Ketiga orang tersangka yang berhasil di tangkap tersebut yaitu berinisial NS (17) warga Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, AO (17) warga Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong serta TR (36) yang merupakan warga Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong.

Pada hari Senin 1 Febuari 2021, Ahmad Musrin Muzni SH SIk Kasat Reskrim Polres RL AKP didampingi oleh Kasubag Humas Iptu Sahyar dalam press conference yang di gelar mengatakan bahwa “ketiganya ditangkap berdasarkan LP / B – 32 / I / 2020 / BKL / RES. RL tanggal 27 Januari 2021.”

Kasat Reskrim juga menjelaskan tindakan exploitasi terhadap anak tersebut terjadi pada hari Senin, 25 Januari 2021 sekitar pukul 17.00 WIB. Wesi Johayat yang merupakan saksi pelapor, melihat isi handphone dimana terdapat chat messenger yang menawarkan dan menjual anak korban yang bernama bunga (nama disamarkan) kepada orang lain untuk melakukan hubungan seksual. Hal tersebut dilakukan oleh pelaku yang berinisial AO, NS dan TR.

Mengetahui isi chat tersebut, pelapor langsung menanyakan isi chat tersebut kepada anak korban, dan menurut pengakuan korban, bahwa benar dirinya pernah di jual oleh beberapa pelaku yang dimaksud tersebut untuk melakukan hubungan seksual dengan pria yang tidak diketahui identitasnya dengan cara para pelaku tersebut mencari orang lain melalui akun aplikasi Mi Chat.

Oplet RegisterSpace IklanMilosti Oil

Dimana dari menjual korban kepada pria hidung belang, ketiga pelaku tersebut berhasil mendapatkan keuntungan sekitar Rp 50.000 – Rp150.000.

Kasat Reskrim Ahmad Musrin juga menambahkan “korban terakhir dijual oleh tersangka NS pada hari Sabtu tanggal 23 Januari 2021 sekira jam 13.00 WIB di sebuah rumah kontrakan milik tersangka.”

Selanjutnya Ahmad Musrin juga menyampaikan bahwa barang bukti yang berhasil disita yaitu 1 baju berlengan panjang warna hitam, 1 celana panjang warna hitam, 1 unit handphone merk XIAOMI warna hitam serta 1 unit handphone merk VIVO warna biru.

Ahmad Musrin juga menuturkan “Tersangka kami jerat dengan pasal 76i Jo Pasal 88 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.”

Ulam Taro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *