Header Logo Gantari TV


Mobil APV Terjun Bebas ke Muara Kali Untuk Menghindari Kecelakaan

GANTARI.ID – Pada hari Sabtu pagi (12/12/2020) telah terjadi peristiwa kecelakaan sebuah mobil Suzuki APV berwarna hitam, kecelakaan itu terjadi diduga karena mobil kehilangan kendali ketika hendak menghindari sepeda motor yang melaju kencang dari arah berlawanan, dan hal itu menyebabkan Mobil AVP terjun bebas ke dalam Muara Kali Baubau di Sulawesi Tenggara.

Walaupun mobil APV terjun bebas ke muara kali, pengemudi mobil APV itu masih dapat menyelamatkan diri melalui kaca jendela mobil yang pecah. Proses evakuasi dilakukan oleh warga sekitar Muara Kali Baubau dan juga di bantu dengan menggunakan kendaraan alat berat. Akan tetapi, mobil yang sudah berada di dasar Muara Kali Baubau belum juga berhasil diangkat.

Menurut pengemudi mobil yang bernama Jumadil, dirinya baru saja pulang berbelanja sayur di pasar Sentral Wameo untuk dibawa ke Kabupaten Buton. Namun ketika di dalam perjalanan, hujan turun dan kemudian datang dari arah berlawanan, datang sebuah sepeda motor dengan kecepatan tinggi.

Dan untuk menghindari sepeda motor tersebut, pengemudi mobil langsung banting setir dan kemudian mobil yang dikendarainya terbalik dan akhirnya terjun ke dalam muara Kali Baubau. Pada saat itu, Jumadil berhasil menyelamatkan diri dan hanya mengalami luka ringan akibat terkena pecahan kaca dibagian kaki dan pahanya.

Menanggapi kejadian kecelakaan itu, Satlantas Polres Baubau melalui Kanit Lantas Polres, Ipda Muh Arifuddin mengatakan bahwa pihaknya sudah diturunkan ke tempat kejadian perkara untuk mengatur lalu lintas dan sekitar lokasi jatuhnya mobil. Hal ini disebabkan masyarakat sudah memadati lokasi kejadian untuk melihat secara langsung peristiwa kecelakaan mobil AVP tersebut.

Milosti OilSpace IklanWarga Mencatat Amalmu

Kendaraan mobil AVP tersebut akhirnya berhasil di evakuasi sekitar jam 9 pagi dengan kondisi mobil AVP yang rusak parah.

Ulam Taro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *