Header Logo Gantari TV

 

Pembangunan Pengering Jagung di Taput, PT. Inalum Tidak Tepat Janji

GANTARI.ID, TAPANULI UTARA – Pekerjaan Pembangunan Pengering Jagung yang bersumber dari dana anggaran Corporate Social Responsibility ( CSR ) PT. INALUM tahun 2019 ke Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara seharusnya selesai bulan Juni tahun 2021 ini.

Seperti pernah di janjikan pihak PT. Inalum pada bulan Januari lalu saat di konfirmasi sejumlah media , selepas mereka koordinasi dengan Pemkab Taput. Namun sampai dengan batas waktu yang di janjikan bulan Juni 2021ini , pekerjaan pengering jagung tersebut tidak kunjung berdiri.

Ada beberapa kendala keterlambatan pembangunan pengering jagung tersebut menurut PT. Inalum.

Seperti yang tertuang dalam surat press realis bersama dari PT.Inalum dan IT Del yang dikirimkan Arfan Harahap  mewakili pimpinan Inalum, melalui pesan WA, kepada media, alasan molornya pembangunan alat pengering jagung akibat berbagai hal teknis.

Dalam isi press realis tersebut, mereka menerangkan kalau PT Inalum (Persero) dan LPPM (Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat) IT DEL tetap konsisten dan komitment untuk melanjutkan penyelesaian pembuatan alat pengering jagung (Shallow Geothermal Dryer) yang merupakan teknologi baru untuk dapat dimanfaatkan secara langsung oleh para petani jagung guna mengeringkan hasil panennya.

Sebuah proyek untuk uji coba peralatan dengan teknologi baru tentu memerlukan proses secara ilmiah, terukur dan teruji, maka dari itu, Tim teknis dari LPPM IT DEL menjelaskan bahwa sejak Januari – April 2021, telah dilaksanakan pengujian awal terhadap beberapa usulan desain untuk memperoleh prototype alat pengering yang sesuai.

Kemudian dilanjutkan kembali dengan persiapan instalasi peralatan di lokasi yang rencana awalnya akan dimulai pada pertengahan Mei 2021 hingga akhir Juni 2021, namun dikarenakan satu dan lain hal terkait proses administrasi, masalah teknis dan faktor cuaca, maka proyeksi jadual pekerjaan mengalami koreksi atau penjadwalan ulang, mulai minggu pertama Juni 2021 hingga minggu pertama Oktober 2021, dengan estimasi waktu selama ± 4 Bulan.

Sementara itu, Asisten II dan Asisten III serta kepala bagian perekonomian Pemkab Tapanuli Utara, saat dihubungi dan didatangi kekantornya, mereka bilang kalau pemberitahuan dari Inalum dan IT Del terkait penyelesaian proyek pengering jagung itu akan diselesaikan pada bulan October, tidak ada dan belum ada, ujar mereka.

Sebelumnya pernah diberitakan media ini,  alat pengering jagung direncanakan berdiri dan berlokasi dilahan milik Pemkab Taput di Sipoholon yang memiliki potensi sumber air panas.

Disebutkan kalau alat pengering jagung ini adalah uji coba tehnologi baru yang merupakan kerjasama antara PT Inalum (Persero) melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) dengan LPPM IT DEL guna membantu para petani di Tapanuli Utara mengeringkan biji jagung selepas panen.


Aman Siregar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: