Header Logo Gantari TV


Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Cabut SP3 dan Melanjutkan Kasus Dugaan Chat Mesum HRS

GANTARI.ID – Pada hari Selasa 29 Desember 2020, Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan mencabut Surat SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) atas kasus chat mesum tersangka Habib Rizieq Syihab.

Febriyanto Dunggio, selaku kuasa hukum Penggugat, mengatakan bahwa sidang putusan tersebut berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB.

Space IklanWarga Mencatat AmalmuMilosti Oil

Hakim memerintahkan Polda Metro Jaya sebagai termohon untuk kembali melanjutkan kasus chat mesum Habib Rizieq dan Firza Husein, dalam putusannya.

Pengadilan Negeri Jakarta selatan menerima gugatan SP3 tersebut, yang diajukan oleh Febriyanto Dunggio mengajukan gugatan dengan nomor perkara 151/Pid.Prap/2020/PN.Jkt.Sel.

Kasus dugaan chat mesum Habib Rizieq dan Firza Husein ini muncul pada 2017 yang lalu. Dimana dengan beredar nya dugaan chat mesum tersebut, Polda Metro Jaya kemudian menetapkan keduanya menjadi tersangka.

Setelah penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan gelar perkara, HRS ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 29 Mei 2017. Dan dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 4 Ayat 1 juncto Pasal 29, Pasal 6 juncto Pasal 32, dan Pasal 9 juncto Pasal 35 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi.

Rizieq menunjukan surat SP3 (penghentian penyidikan) kasus dugaan chat mesum yang menjeratnya. Tepatnya saat Hari Raya Idul Fitri 2018, setelah setahun berselang.

Brigjen Pol M Iqbal selaku Karo Penmas Divisi Humas Polri pada saat itu memberikan alasan Polri menerbitkan SP3 terhadap kasus chat mesum HRS. M Iqbal mengatakan, penerbitan SP3 merupakan kewenangan penyidik.

Iqbal juga menerangkan ada sejumlah tahapan yang telah dilalui sebelum menerbitkan SP3. Dan salah satu yang menentukan yakni gelar perkara.

Ulam Taro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *