Header Logo Gantari TV

 

Rumah Buruh Kab Bekasi Jadi Salah Satu Tempat Vaksinasi

GANTARI. ID KAB BEKASI,  Seribu buruh dari berbagai kawasan industri di kabupaten Bekasi mendapat vaksinasi oleh Porkopinda Kabupaten Bekasi di Rumah Buruh di Cikarang Selatan Kab Bekasi. Vaksinasi ini adalah kerjasama dan inisiatif bersama yang digagas oleh anggota DPR RI Obon dan Forkopinda Kabupaten Bekasi (Kamis/29/07).

Suasana tempat rumah buruh terlihat di padati para buruh yang hendak di lakukan vaksinasi oleh petugas kesehatan dan relawan yang juga di hadiri anggota DPR RI Obon Tabroni dan unsur porkopinda kabupaten Bekasi.

Wakil ketua gugus tugas covid 19 KBP Hendra Gunawan SIK yang didampingi Kasat lantas Kab Bekasi AKBP Argo Wiyono mengatakan ” kegiatan vaksin ini bertujuan supaya penyebaran virus ini bisa diminimalisir maka sentralisasi vaksin buruh bisa dilaksanakan di rumah buruh supaya lebih terkoordinir dengan baik dan bisa mewujudkan serta mencapai target yang kita harapkan demi pencapaian  imunitas tubuh ” paparnya.

 

Sementara anggota DPR RI Obon Tabroni di tempat yang sama juga mengatakan “Karena kondisi pademi seperti ini ada beberapa perusahaan yang perduli dan ada juga perusahaan yang tidak begitu perduli, terhadap perusahaan yang tidak begitu perduli kita siapkan vaksin di rumah buruh ini supaya para pekerja bisa datang silih berganti dan mudah mencari tempatnya. Seperti siff 1 bisa langsung kesini dan saling bergantian”terang Obon.

“Target awal vaksin di tempat buruh ini adalah 1000 tapi karena antusias peserta bertambah jadi kita bulatkan 1500, sebetulnya antusias peserta sebetulnya banyak cuma persoalannya informasi sama tempat jadi hari ini kita batasi segitu dulu. Ini buktinya banyak banget peminatnya cuma kekurangan di sistemya saja, kekurangan server sistem itu peserta membludak tapi waktu pengimputan lebih dari 2 menit karena target kita 1 menit, jadi disini menggunakan 30 komputer tapi karena jaringan diatas yang lambat jadi menghambat di sistem kami target 1500 hari ini sampai jam 4 sore.”ungkap obon.

Obon juga menambahkan,Sebetulnya vaksin ini terjadwal dengan sistem per kelompok tapi karena. Antusias jadinya sebelum vaksin di buka peserta sudah datang memenuhi lokasi, jadi dengan Sistem ini kita bisa mengurai penumpukan peserta dan terkontrol dengan baik.

Menanggapi isu yang mencuat kalau karyawan yang tidak tervaksin dipersulit bahkan dikeluarkan Obon mengatakan” tidak benar itu dan tidak ada sanksi itu, cuma banyak yang masih tidak mau atau malas untuk divaksin jadi tidak ada PHK buat karyawan bila tidak divaksin.”jelas obon.

“Usia peserta vaksin hari ini sesuai dengan peraturan saja yaitu antara 17 sampai 60 tahun buat mendapatkan vaksin, kondisinya terserah dengan mereka kalau memang tidak memungkinkan divaksin akan di munta pulang dan tidak ada paksaan,karena tidak mau mengambil resiko kalau terlalu dipaksakan semua sesuai dengan aturannya. Kegiatan hari ini baru trial saja kemungkinan akan terus dilakukan kalau antusias perserta semakin meningkat, dan banyak perusahaan yang tidak mau bertanggung jawab kita bikin kegiatan terus menerus kan disini tempatnya ngga menyewa jadi bebas saja”lanjut obon

Sementara Jubir satgas Covid dr Alamsyah mengatakan vaksinasi buruh ada dua skema, skema gotong royong sudah diselenggarakan sebelumnya beberapa kali, selanjutnya vaksin skema program ini secara terpusat.

“walaupun ditempat lain sudah dilaksanakan. tapi tidak terpusat seperti ini. Nanti ada titik lagi, jika ini berhasil nanti akan dilaksanakan di titik lain. sudah dibahas dengan pak Obon sudah diniatkan sasarannya beberapa, dan kapan nanti akan dilaksanakan lagi” papar Dr.Alamsyah.

“secara global untuk dosis satu mulai dari tenaga kesehatan, pelayanan publik, remaja lansia , masyarakat umum sudah tervaksinasi 350 ribu, disisa dua 120 ribu total 470 ribu. angka ini sekitar 20 persen 19,18 persen dari target sasaran..yaitu sebanyak 2juta 400 13 ribu 974 jiwa di kabupaten Bekasi. Kalau dilihat sampai hari ini memang masih rendah 20 persen kita akan bergerak lebih cepat vaksinasi ini lagi agar diakhir Desember minimal target 80 persen untuk mencapai Herd Immunity.” tambahnya

“ada beberapa, yang pertama awal awal itu masyarakat kita masih menolak ,kalau diperhatikan launching vaksinasi ini kan bulan February sampai mei itu masyarakat menolak dan takut, dan tidak percaya fase pertama, nah bulan mei makin banyak yang percaya sehingga yang rendah sekitar 20 persen tercatat pada Mei Juli ini.” Tegasnya

Menanggapi antusiasnya parah buruh yang akan di vaksiansi wakil ketua gugus covid 19, Kombespol Hendra Gunawan, berencana akan menjadikan para buruh yang saat ini akan di vaksinasi untuk di jadikan relawan vaksin di tempat perusahaan para karyawan bekerja

“dengan antusiasnya para buruh yang saat ini melakukan vaksinasi,kami berencana akan menjadikan para buruh sebagai relawan vaksin di tempat perusahaan bekerja para buruh di tempat tersebut” tandes Hendra Gunawan.

Sementara vaksinasi yang di lakukan di omah buruh dapat berjalan dengan kondusif dan dan lancar, petugas juga untuk menghindari kerumunan meminta para buruh untuk selalu mengedepankan prokol kesehatan


 

Baca juga : Polres Metro Bekasi dan Forkopimda Launching Rumah Isolasi Terpusat Buat Karyawan Pabrik dan Industri

Patupa Pakpahan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: